Selasa, 19 Mei 2026

Shanghai Girls



Bagi para pecint tulisan-tulisan tentang peradaban manusia, pasti tidak akan terlewatkan tentang Tiongkok/China.
 
Berikut ada sebuah Novel sejarah yang di gubah oleh Lisa Lee penulis lima novel,termasuk novel yang banyak menerima pujian dan masuk dalam daftar New York Times bestseller Peony in Love dan Snow Flower and Scret Fan, Flower Net (yang masuk nominasi Edgar Award), The interior, dan Dragon Bones. Ia juga menulis dari memoar yang diakui secara luas On Gold Mountain. Organisasi pemerempuan Cina Amerika menggelarinya Perempuan Nasional tahun 2001, dan saat ini ia tinggal di Los Ageles bersama suami dan keduaputranya.


Di dalam Novel Shanghai Girls ini, Lisa Lee menulis dengan alur mengajak kita pada era masa Perang Dunia II dan pasca perang. Berbagai konflik yang terjadi pada warga Cina di masa itu membawa sejulah kesedihan dan penderitaan sekaligus kenangan indah yang harus mereka simpan seumur hidup , seperti perjuangan sepasang gadis China mencari kebahagiaan di tanah Amerika yang disebutkan dalam Novel ini.
















Selasa, 28 April 2026

SING SALAH BAKAL SELEH


            Mungkin saat ini kita tidak dalam kondisi yang sedang baik-baik saja, bukan karena tidak mampu untuk berbuat sesuatu, lebih karena terdapat masalah yang rumit dan tidak tau cara menguraikan atau belum ketemu cara menguraikannya.
        Bisa jadi untuk menguraikan masalah tidak perlu menggunakan analisa yang sangat rumit, SWOT, USG, Fistbon atau yang lainya tetapi cukup dengan merenung selesai, cukup dengan introspeksi diri selesai, cukup dengan sabar, tenang jangan keburu-buru, ikutin saja aturan mainnya, konon masalah itu timbul dan makin rumit dikarenakan otak pikiran perasaan kita lagiruwet coba luangkan lapangkan dada, luaskan wawasan ambil dari berabagai sisi dalam memandangknya, mungkin akan ketemu jalur yang tadinya tidak diduga-duga.
        Dalam konteks sing salah bakal seleh, sebetulnya tidak perlu kita berkoar-koar untuk menyalahkan mereka, tidak perlu sharing session tentang kesalahan mereka, tidak perlu juga gosip sana-sini, fitnah sana sini, biarkan saja kita siapkan perangkat-perangkat secara sistematis kita berjalan pada rel yang benar, mengacu pada aturan yang benar, berjalan pada sesuatu yang tidak membikin orang merasa terdzolimi maka yang salah akan seleh dengan sendirinya.
    Artinya sebetulnya kita tidak boleh mengikuti cara-cara yang salah, atau berbuat dengan cara-cara yang salah untuk menyadarkan mereka yang berbuat salah. Apa bedanya dengan mereka jika kita melakukan dengan cara-cara yang tidak benar hanya untuk mendapatkan keuntungan agar yang salah kalah, wah bisa jadi tidak akan mendapatkan kemudahan yang ada adalah menimbulkan permasalahan lainnya dalam setiap langkah kedepan, ya nggak sih.
    Oleh karena itu, sing salah bakal seleh ini dalah filosofi jawa, tidak perlu ada konfrontatif yang ada adalah berjalan pada rel masing-masing yakinlah yang salah akan seleh sendiri.

    


Selasa, 03 Maret 2026

Cap Go Meh Jatuh Pada 03 Maret 2026

         Apa itu Cap Go Meh, mungkin sebagian Tionghoa Keturunan, sudah tidak familiar dengan hal tersebut, tapi banyak sekali perayaan tersebut dilakukan di Indonesia, dari Singkawang Kalimantan Barat, bahkan di Gombong/Kebumen, Jawa Tengah melakukan perayaan kegembiraan bersama warga sekitar.

        Cap Go Meh, bukan hanya sebuah perayaan hari tetapi mengurai atas hal-hal kebaikan pada sesama dan srawung antar berbagai etnis di dilalamnya, ini juga dapat ber asimilasi pada budaya lokal dimana Cap Go Meh dirayakan.

        Cap Go Meh pada hari ini jatu pada tanggal 3 Maret 2026 di malam ini terjadi Gerhana bulan total  mulai pukul 18.04 s.d. 19.02, bertepatan dengan 12/13 Ramadhan 1447 H.

Apa yang menarik dan bagaimana perayaan cap go meh, mari kita telaah lebih lanjut.

Tadi sudah nulis panjang eh mati lampu.. hilang deh

wah ngulang lagi nih inspirasinya jadi ilang jan jan..



                   Ok kita mulai lagi kalau begitu, gak papa yang sudah beberapa paragraf hilang mati lampu maklum laptop baterainya sudah tidak baik.

             Begini, kalau kita bahas Etnis Tionghoa itu awal mulanya masuk itu kapan dan darimana kapan masuk ke Indonesia, sepertinya kita harus cari literatur kuno atau prasastai atau apalah yang dapat mencerminkan bukti bahwa etnis ini sudah berada di Indonesia dari sejak dahulu kala.
                  Karena teman sepermaian saya juga banyak dari etnis ini, bahkan satu sekolah SD juga ada padahal dulu saya sekolah di SD Impres XII Gobog, Tambakreka, Cilacap Jawa Tengah (ada nggak pebaca yang alumni sini, sekarang kayaknya sekolah tersebut sudah ganti nama) akan tetapi dahulu menggunakan nama jawa, bahkan kami main bersama menggunakan jawa ngapak bagusnya, mereka  mempertahankan bahasa Hokian ketika mereka berkomunikasi antar sesama etnis.
             Ditahun 90an, belum ada perayaan Cap Go Meh mungkin mereka merayakan tetapi hanya lingkaran keluarga interneal etnis Tionghoa, yang menarik jaman saya kecil tetangga sebelah rumah adalah Etnis China di dalam ruangan tamu terdapat Tepekong tempat melakukan ibadah setiap pagi membakar dupa seperti lidi warna merah, aromanya khas sampai hari ini  pun saya masih bisa merasakannya, mereka juga bergaul dengan kami, main bulu tangkis, kelereng, gobakslodor (go back slow door), layang-layang, main bola dan segala mainan jaman dulu termasuk panggalan dan lain-lain.
           Saat ini pun sudah banyak etnis Tionghoa juga sudah yang berkiprah dimana-mana di ASN juga sudah banyak.
           Kita kembali ke Cap Go Meh yang jatuh pada tanggal 03 Maret 2026, dalam filosodi Yin-Yang di hari ini menggambarkan keseimbangan yang sedang bergerak, karena itu suasana hati  bisa terasa lebih sensitif, emosi lebih mudah naik turun.
           Hari ke-15 setelah Imlek, bulan kembali bulat dan penuh, malam ini disebut Cap Go Meh, keluarga berkumpul, Tangyuan (onde) disajikan hangat bulatnya melambangkan kebersamaan yang utuh, etnis China sama dengan Jawa suka dengan simbol-simbol dalam setiap perayaan.
               Nah di tahun 2026 Cap Go Meh jatuh pada tanggal 3 Maret 2026 terjadi gerhana bulan total pukul 18.04 s.d. 19.02 selepas Maghrib mualai gerhana,bulan perlahan tertutup bayangan, malam penutup Imlek terasa sedikit berbeda.
               Menariknya di Indonesia, Cap Go Meh punya warna berbeda, terutama di Singkawang, ada pawai Tatung ritual lama yang dipercaya membawa perlindungan dan ini lah Lontong Cap Go Meh pun tersaji, sebagai perpaduan budaya di negeri ini.
                Asyikkan...tulisan ini sebetulnya mengenang teman-teman ku dahulu di kampung Cilacap yang Etnis China selamat yah kalian mesti bangga dengan budaya leluhurmu, akhirnya juga bahwa Cap Go Meh tahun 2026 adalah bersamaan dengan hari tanggal kelahiran penulis, istimewa sekali.
                Nanti akan penulis buat kan serial Masuknya Etnis China masuk ke Indonesia versi bacaan buku-buku yang penulis punya.
                 Kenapa Kaisar China mengirimkan Armada yang dipimpin Oleh Laksamana Chengho, memberantas perompak yang menguasai Kerajaan Sriwijaya, kenapa ada Tanpeng Nio yang diperistri oleh Bangsawan Kebumen dan seterusnya pokoknya menarik deh. tunggu yah...
    





Kamis, 04 September 2025

Indonesia Agustus 2025

Hembusan angin begitu kencang dari kota ke desa.

Terasa beda liukan angin terurai ke segala arah.

Pada masa ini tak semua orang desa mengetahui, kenapa angin kota begitu menyengat.

Kenapa angin kota beraroma sangit

Kenapa angin kota berselimut ketamakan, berpayung keserakahan.

Desapun meradang, ada apa gerangan di kota.

Bukankah orang-orang kota ahli segalanya.

Bukankah orang-orang kota pintar luar biasa.

Bukankah orang-orang kota pandai semua.

Akankan kota terkena virus kebodohan.

Akankah orang kota tercemar kepicikan.

Ataukah orang kota tak punya hati yang lapang.

Mudah tersulut amarah hingga menularkan ke desa.

Indonesia berduka bukan karena kita tidak mampu.

Namun kita , berhadapan dengan raga sendiri, yang ada di tubuh ini, yang ada di negeri ini.

Bersatulah Indonesiaku, ini adalah harga mati.


#mengenangperistiwa25-30Agustus2025

 

 

 

         

 

Jumat, 18 Juli 2025

SECANGKIR KOPI

 Hari-hari berlalu, menahun sudah nasehatmu tak lagi kudengar.

Andai sang waktu memundurkan detik, menit jam kebelakang, tentu pasti dimalam-malam seperti ini.

Terngiang oleh kata takjub aku mendengar dalam hening sepi.

Menerawang di masa-masa kecilku, 

Bimbingan, latihan, tempaan, perintah, larangan, kesabaran telah tertanam sempurna.

Hingga pada akhirnya, ku melangkah terus dan terus.

Mungkin aku anak yang tak berbakti.

Selama mengarungi negeri, dapat dihitung dengan jari menyambanginya.

Tapi aku tak pernah sekalipun menunjukan sikap tak bersahabat.

Kata-kata yang selalu terngiang, telpon Ibumu.

Telpon Ibumu, sebagai pertanda bahwa Ibu menungu Kabarku.

Dengan nada pelan, telpon Ibumu walau masih numpang di rumah tetangga yang punya telpon.

Hari terus berlalu, terngiang nasehat-nasehat itu.

AL Fatihah adalah doa yang selalu kupanjatkan.

Ya Rabb ampuni dan lindungi dia.

00:07 15 Juli 2025

Rabu, 07 Mei 2025

EMPATI

 

Sudah sekian lama tidak membuat tulisan ibarat pabrik jika tidak berproduksi berarti ada sedang terjadi masalah di dalam pabrik tersebut, apakah bahan bakunya tidak ada, atau dagangan tidak laku karena biaya produksi semamakin membengkak.

Tapi kalau menulis tentunya alat produksinya ya hanya tangan dan pikiran sih, tapi kenapa macet, tangannya kesleo kah, atau otaknya sudah tumpul banyak pikiran yang membuat tidak dapat tajam menulis lagi kah, ternyata tidak hanya itu harus ada Laptop/PC untuk menuangkan tulisan tersebut, kalau jaman dulu cukup pakai kertas dan pensil selesai dah nanti biar percetakan yang membuat tuliasan pakai mesin ketik manual, tak tek tak tek tak tek,,sampai bikin berisik tetangga ha ha ha.

Sebab utamanya adalah tidak mau menggunakan fasilitas tempat kerja/kantor untuk kepentinagan pribadi, kayaknya saya gak sreg deh pakai punya kantor untuk kepentingan pribadi, walau kerjaan saya juga selalu pakai laptop, ada rasa gak enak gak tau kenapa.

Semoga laptop saya cepat sembuh yah, nanti baru saya serbu tulisan2 yang sudah banyak di otak harus dikeluarkan.

Semoga…

 

Jumat, 03 Januari 2025

DOA SERAH TERIMA DIPA 2025

 

Assalamualaikum warrahmatullahi wabara katuh

Hadirin yang berbahagia, marilah kita berdoa dengan khusus menurut agama dan kepercayaan masing-masing.

Pada kesemaptan ini izinkan, saya untuk memandunya sesuai dengan tuntunan agama Islam.

Audzubillahi mina syaitoni rajiim, Bismillahirahmanirahim

Alhamdulillahirabbil alamin,

Hamdansyakirin hamdanaimin, hamdayuafi ni’amahu wa yukafi mazidah, ya rabbaana lakal hamdu, kama yanbaghi lijalali waj hikal karim, wa ‘adziishultonik.

Allahumma sholli wa sallima alla syaidina Muhammad fil awwalin, wa sholli was alim ala syaidina Muhammad fil akhirin.

Allahumma ya Allah, Tuhan yang Maha Melihat

Tiada kata dan rasa yang pantas kami haturkan kepada-Mu hari ini, selain syukur kami  atas segala nikmat dan hidayah yang Engkau anugerahkan kepada kami, sehingga dapat hadir dalam Kegiatan Serah terima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah 2025.

Untuk itu ya Allah ya Rahman ya Karim, jadikanlah acara kami ini sebagai acara yang engkau ridhoi, yang membawa berkah, bagi Sai Bumi Ruwa Jurai, yang tercinta.

Ya Allah, Dzat yang Maha Kuasa

Kami menyadari bahwa Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah merupakan dokumen APBN yang sangat penting untuk menjadi acuan bagi para Menteri pimpinan Lembaga, dan kepala daerah dalam melaksanakan berbagai program pembangunan secara kolaboratif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu ya Allah tumbuhkan kepada kami kemampuan yang amanah dan berintegritas dalam melaksanaan  DIPA dan Daftar TKD agar  berguna untuk menjayakan Bumi Ruwa Jurai.

Berikanlah kepada kami Kesehatan, kekuatan dan kemampuan sehingga kami mampu mewujudkan Provinsi Lampung , Baldatun thoyibatun warafun ghofur.

Ya Allah ya Hafidz

Pertautkan tali kasih diantara kami sehingga dapat menyikapi perbedaan dengan indah. Dan juga jadikanlah acara pada hari ini, sebagai amal ibadah, sebagai simbol kebersamaan, kekuatan dan persatuan, untuk membangun Provinsi Lampung yang kami cintai berdasarkan iman dan taqwa.

 

 

Ya Allah ya Ghaffar, Tuhan yang Maha Pengampun

Engkau Maha Mengetahui terhadap kelemahan dan kekurangan kami, Maka dari itu KepadaMulah kami menyembah, KepadaMulah kami memohon pertolongan, ya Allah ampunilah dosa kami, ampunilah dosa kedua orang tua kami, ampunilah dosa para pemimpin kami, kabulkanlah doa dan permohonan kami.

 

Rabbana taqabbalminna innaka antassamiul alim.

Watub’alaina innaka anta tawwaburrahim

Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhirati hasanan wa qina ‘adzaban naar,

Subhana rabbika rabil izzati amma yasifun wasamun alal mursalin walhamdulillahirabbil alamin.

Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Tahun Lalu Tahun Baru

Gelombang deras awalnya adalah badai.
Sedetik lengah, kapal akan oleng terjuntai.
Air bah membahana menerobos angkara murka dunia.

Sebuah badai, gelombang, banjir bandang adalah pertanda.
Kau jangan macam-macam, gak mampu melawan pertanda alam.

Kau tak perlu sombong, airpun gampang membuat dirimu ompong.
Kau jangan kemaki, badai membuatmu tak bisa lari.

Kau jangan pongah, sapuan angin membuatmu terengah-engah.
Alam ini diam bukan berarti tak mampu.
Alam ini membisu, tapi terus merekammu.
Alam ini kaku, dia tidak perlu kamu.

Tahun baru atau Tahun lalu,  Alam tak perlu itu.
Tak butuh tahun baru, tak butuh semua itu.

Jika kau bikin aturan semaumu alam pun tetap takkan ganggu.
Jika kau kuras alam, dia takkan melawan.

Tahun baru dan tahun lama, kau bikin alam rusak.
Berisik sana sini, tapi alam tetap diam membisu.

Karena alam tau, kapan saatnya tiba dia akan bangun 
Menggeliat, mengetarkan bumi, kau pasti berlari..

Tolong-- tolonggg...tolonggg..
Alam akan tersenyum, mau kemana kau hai manusia.
Lari kencangmu...tak akan dapat meninggalkan bumi..
Pergi kaburmu...masih di bumi ini..

Apakah kau mau ke bulan...
Apakah kau mau ke matahari..

Jangan ganggu alam ini, tahun lalu atau tahun baru..
Aku akan menggeliat saaatnya tiba...


Mbah'
010125
Balam





Sandal Jepit Cucuku


Saat tangismu membahana.
Seluruh dunia bersuka ria.
Sembilan bulan sepuluh hari lalu.
Dirimu terus membisu.

Dalam ruang dan waktu.
Dekat dengan jantung ibumu.
Saat kau menggeliat
Ibumu seperti tersakiti dan berat.

Tangan ibumu membelai dengan lembut
Tidurmu pulas nafasmu tertambat.
Sembilan bulan sepuluh hari adalah waktu yang panjang.

Ibumu membawamu kemanapun pergi.
Perasaan pasti terpatri.
Dalam relung hatimu terpaut ibu.

Saat ibu gembira kaupun sama
Saat ibu lelah apakah kau merasakannya
Saat ibu sedi rasamu juga sedih.

Pautan hatimu dan Ibumu jadi satu.
Tangismu, sedih dan seakan berbalut rasa yang sahdu.
Tangan lembut ibu, bisikan lirih ibu,kau dengar.
Kau ingat kau rasakan, betapa ibu membuat makin menyatu.

Laparmu adalah lapar ibumu.
Hausmu adalah dahaga dari Ibu.

Sembilan bulan telah berlalu.
Kini sandal jepitmu terlihat lucu dan tanda kau makin besar.
Siap mengarungi dunia yang kasar.

Kau pasti mampu, di alam kandungan yang gelap.
Tanpa teman, membisu, sendiri kau mampu.
Apalagi dunia yang terang benderang.
Lankahmu pasti jitu, asal jangan lupa Ibumu.

Ibumu adalah ridho Tuhan.
Ibumu adalah nyawa sandaran.
Ibumu adalah semangat tanpa batas.
Ibumu adalah sambungan yang di atas.

Saat gelap di rahim, ibumu selalu menemani.
Saat itu kau selalu bersatu.
Maka disaat melihat dunia, jangan lupakan Ibumu.
Ibumu jimat yang tak pernah terkalahkan.

Berjalanlah walau baru pakai sandal jepit.
Songsong dunia dengan tulusnya Ibumu.

Mbah
221224
Balam.

Merah Putih

Merah Putih
Tak pernah lelah berkibar.

Di manapun dia berada.
Tongkat bambu
Ranting mahoni
Batang jati.

Bahkan tali jemuranpun lijukan tetap bersahaja.

Itulah APBN, kibarnya bagai Sang Saka.
Dinanti, sampai tak kebagian kursi.

Letupannya membasahai bumi.
Subur Makmur
Gemah ripah loh jinawi.

Jaga dia sampai ujung negeri.
Hingga tak ada upeti.

Mbah
Balam211224
Penyerahan DIPA

IBU

Setetes keluhanmu tak pernah ku dengar.
Hamparan maafmu, sedalam jangkar.

Hari ini dan tahun berlalu,
Pelukmu seakan semu.

Peluk itu kurindu,
Peluntur dahaga masa itu.

Sekujur tubuh gemetar, saat tanganmu 
Yang mulai keriput mengusap wajahku.

Nak, kapan kau pulang.

Ibu, aku masih disebrang.

Laut gunung, sungai,hutan.
Mengulum senyu tertahan.

Ibu bangga padamu nak.
Jadilah tauladan dinegeri orang.
Adab adalah pegangan.
Syareat adalah junjungan.

Tak terasa, bulir bening mengalir...
Terima kasih ibuuuu...
Ya Rahimmm, jaga Ibuku di sebrang sana.

Selamat hari Ibu
Mbah Kung.
221224



Jumat, 06 Desember 2024

SELF DRIVING

 

Pendahuluan

Buku Self Driving : menjadi Driver atau Passenger karya Prof. Dr. Rhenald Kasali, berkaitan erat dalam kepemimpinan atau leadhership, sebab kepemimpinan selalu ada dalam setiap lini kehidupan, proses untuk meraihnyapun akan berbeda-beda melihat apa, siapa dan dimana seseorang untuk dijadikan pemimpin bagi kelompoknya atau lingkungannya, boleh jadi di lingkungan tertentu seseorang menajdi Passanger akan tetapi pada komunitas berbeda dialah sebagai Driver, maka buku ini sangat menarik untuk ditelaah karena  tentang kepimpinan dimintakan pertanggungjawaban bagaimana anda memimpin dan bagaiaman cara anda meraih jadi pemimpin disana.

          Nilai-nilai kepemimpinan dalam buku Self Driving : menjadi Driver atau Passenger karya Prof. Dr. Rhenald Kasali, terbagi menjadi tiga yaitu nilai sosial, nilai politik dan nilai agama.

          Nilai sosial berkaitan erat dengan manusia yang merupakan mahluk sosial tentunya memiliki mental saling membantu orang lain agar mereka berhasil juga, karena seoarang driver hidup saling berinteraksi, maka kemampuan untuk mengembangkan orang lain agar orang tersebut memiliki kualitas lebih baik. Nilai tertinggi yang terdapat disini adalah kasih saying antar manusia. Karena itu kadar nilai ini bergerak pada rentang antara kehidupan yang individualistic dengan alturistik (sifat seseorang yang selalu mengutamakan kepentingan orang lain). Sikap tidak berpraduga jelak terhadap orang lain, sosialibilitas, keramahan dan perasaan simpati dan empati merupakan perilaku yang menjadi kunci keberhasilan dalam meraih nilai sosial. Dalam psikologi sosial, nilai sosial yang paling ideal dapat dicapai dalam konteks hubungan interpersonal, yaitu ketika seseorang dengan yang lainnya saling memahami. Sebaliknya, jika manusia tidak memiliki perasaan kasih dan sayang dan pemahaman terhadap sesamanya, maka secara mental ia hidup tidak  sehat. Nilai sosial banyak dijadikan pegangan hidup bagi orang yang senang begaul, suka berderma, dan cinta sesama manusia atau yang dikenal sebagai sosok      filantropik (berdasarkan cinta kasih terhadap sesamanya).

          Nilai politik digambarkan bahwa driver dapat dan bisa berperan dimanapun berada, baik diperusahaan/kantor tempat dia bekerja, disekolah tempat medidik peserta didik maupun di pemerintahan sebagai pejabat atau abdi negara. Nilai tertinggi dalam nilai politik adalah kekuasaan, karena itu kadar nilainya akan bergerak dari intensitas pengaruh yang rendah sampai pada pengaruh yang tinggi (otoriter) . Kekuasaan merupakan factor penting yang berpengaruh terhadap pemilikan nilai pada diri seseorang. Sebaliknya, kelemahan adalah bukti dari seseorang yang kurang tertarik pada nilai ini. Ketika persaingan dan perjuangan menjadi  isu yang kerap terjadi dalam kehidupan manusia, para filsuf melihat bahwa kekuatan (power)  menjadi dorongan utama dan berlaku universal pada diri manusia. Namun apabila dilihat dari kadar pemilikannya nilai politik memang menjadi tujuan utama orang tertentu, seperti para politisi atau penguasa.

          Nilai agama ini berkaitan erat dengan Tuhan ketika meminjamkan kendaraan pada manusia agar dimanfaatkan dalam kehidupan balangsung  yang tentunya akan mengantarkan setiap manusia menuju impian-impian yang tertakdirkan. Secara hakiki sebenarnya nilai ini merupakan nilai yang memiliki dasar kebenaran yang paling kuat dibandingkan dengan nilai-nilai sebelumnya. Nilai ini bersumber dari kebenaran tertinggi yang datangnya dari Tuhan, cakupan nilainya pun lebih luas. Struktur mental manusia dan kebenaran mistik-transedental merupakan dua sisi unggul yang memiliki nilai agama. Karena itu, nilai tertinggi yang harus dicapai adalah kesatuan (unity). Kesatuan berarti adanya keselarasan semua unsur kehidupan, antara kehendak manusia dengan perintah Tuhan, antara ucapan dan Tindakan, atau antara I’tiqad dengan perbuatan. Bahwa pada sisi nilai nilai inilah kesatuan filsafat hidup dapat dicapai. Diantara kelompok  manusia yang memiliki orientasi kuat terhadap nilai ini adalah para nabi, imam, atau orang-orang sholeh. Nilai agama atau nilai religius juga diartikan sebagai sesuatu yang dianggap berharga dan mengandung manfaat menurut tinjauan keagamaan. Dengan kata lain sejalan dan sejajar dengan pandangan dan ajaran agama.

          Sehingga ketika seorang manusia memahami akan arti kepemimpinan maka dia tidak akan sewenang-wenang menggunakan kekusaannya demi untuk mencapai tujuan yang diinginkan, maka bagi individu manusia dia harus faham nilai kepimimpinanya, sebagaimana dalam ajaran agama Islam bahwa manusia sebagai khalifah adalah untuk menjaga dan bertanggungjawab atas dirinya, sesama manusia dan alam yang menjadi sumber penghidupan. Dalam terminologi khalifah di muka bumi manusia memiliki dua sunatullah yang harus dilakukan yaitu kewajibannya antara manusia dengan tuhannya, antara sesama manusia dan antara manusia dan ekosistemnya.

          Berkaitan dengan kepimimpinan maka dibutuhkan kekuatan maksudnya adalah kekuatan/kemampuan manusia untuk mempengaruhi orang lain, mempengaruhi bawahanya untuk mau bekerja bersama-sama dengan jujur, amanah, ikhlas dan professional.

          Self Driving : menjadi Driver atau Passenger karya Prof. Dr. Rhenald Kasali, memaparkan prinsip-prinsip seseorang pemimpin dalam hubungan dengan bawahannya disertai dengan kejadian-kejadian nyata yang dialami oleh beberapa orang sehingga akhirnya dapat menjadi seorang pemimpin.

Bab I

Berisi tentang penjelasan dan pengertian atas konsep self drifing. Bahwa setiap manusia dianugerahi kendaraan untuk mengejar setiap mimpinya. Kendaraan itulah dirinya sendiri.

Bab II

Rhenal Kasali menyampaikan bahwa manusia sebenarnya adalah mahluk yang selalu berfikir, hanya saja lingkungan dan kebiasaan membuat mereka berhenti berfikir. Misalkan, orang tua yang melarang anaknya bepergian keluar negeri sendiri tanpa menggunakan tour guide  atau sopir yang nyaman menikmati kemacetan tanpa mencoba rute-rute baru. Saat manusia terjebak dalam kondisi inilah sebenarnya mereka telah berhenti mencari hal-hal yang baru, seperti juga seorang ASN dalam kondisi yang nyaman membuat tidak kreatif dalam berinovasi dibandingkan dengan para pekerja swasta yang selalu berfikir bagaiman meningkatkan omset penjualan tau bagaimana laba agar terus naik.

 

Bab III

Rhenal Kasali bertutur seputar Pendidikan di Indonesia dan hakekat Pendidikan itu sendiri. Dalam perspekti beliau, Pendidikan adalah sebuah proses yang berjalan secara terus menerus tanpa henti. Beliau menyayangkan bahwa banyak para lulusan perguruan tinggi bertitel S-1 atau S-2 yang bingung saat ditanya buku apa yang terakhir mereka baca, padahal pengetahuan yang didapt diluar jalur ijazah berkembang jauh lebih pesat. Seharusnya lulusan perguruan tinggi tersebut dengan penuh inisiatif menambah pengetahuan dengan banyak membaca.

 

Kesimpulan

1.    Nilai-nilai kepemimpinan dalam buku Self Driving : menjadi Driver atau Passenger karya Prof. Dr. Rhenald Kasali, antara lain: nilai sosial, nilai politik dan nilai agama. Nilai sosial yakni seseorang hendaknya memiliki mental untuk membantu orang lain agar mereka berhasil juga, karena seorang driver  hidup saling berinteraksi. Seorang driver juga hendaknya mampu mengembangkan orang lain sehingga orang lain tersebut memiliki kualitas yang lebih baik. Nilai politik yakni seseorang driver bisa berperan dimanapun berada, baik diperusahaan tempatnya bekerja, sekolah tempatnya mendidik peserta didik maupun di pemerintahan sebagai pejabat atau ASN (Aparat Sipil Negara). Nilai agama yakni, seorang driver hendaknya mampu mengendarai kendaraan yang dipinjampak Tuhan selama kehidupan berlangsung yang akan mengantarkan setiap manusia menuju impian-impiannya.

2.    Relevansi nilai-nilai kepemimpinan dalam buku Self Driving : menjadi Driver atau Passenger karya Prof. Dr. Rhenald Kasali, terhadap ASN Kementerian Keuangan dalam nilai sosial bahwa pemimpin harus mengembangkan bawahan untuk berkualitas sehingga dapat mengantarkan bawahan untuk jenjang karir lebih baik atau menjadi driver pada kesempatan berikutnya. Secara nilai politik bahwa ASN Kemenkeu mampu berperan dimanapun berada diunit eselon I dalam crossfunction, atau dapat mampu berkreatif dan inovatif ketika di tempatkan pada seluruh wilayah Indonesia. Yang terakhir Nilai agama, tentunya ASN Kemenkeu memilik tugas dan fungsi yang sangat mulia maka kendaraan tersebut jangan dijadikan alat untuk mencoreng muka sendiri dengan cara korupsi. Sebab jika terjadi hal demikian maka tidak akan sampai tujuan untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia.

 

Jumat, 29 November 2024

PULANG

Saat rindu tak terelakan
Bumipun mengayunkan asa
Maka, kembalilah pulang.

Jangan tunda hari esok, gelap terang tak kasat mata.
Kayuhlah sampan badai topan seirama.

Daratan kan menjelang,
Kekasihpun menunggu Riang.
Kapan kau pulang Sayang, lirih menggema dalam dada.

Hari ini esok dan lusa adalah cerita dalam indahnya 
Buaian asmara.

Pulang adalah, cerita berbalut asmara
Walau lelah di ujung senja.


Mbah 
Bakauhuni Merak
26112024
Jelang Pilkada Nasional.



Senin, 25 November 2024

GURU

 Digugu lan Ditiru


Makna menjadi berubah, ketika sosmed merambah meja-meja belajar.


Murid pun menjadi pongah, merasa benar sendiri, ketika adab hanya sekedar teori.


Murid menjadi-jadi ketika dunia maya merasuki pikiran dan peradabanya.


Bahwa murid harus patuh dan tunduk pada sang guru.


Itu dulu...


Sekarang guru makin terhimpit oleh gencarnya sosmed.


Sehigga petuah, hanya melalang buana dalam ukuran ruangan kelas.


Setelah itu, murid bebas mencaci, memaki di dunia maya.


Berat jadi guru yang digugu dan ditiru.


Sandarkan semua beban itu pada kekuatan yang Hakiki.


Allahurubbulizzati.


Dialah sang Maha Membolak Balikan Hati.


Dialah Maha Mengetahui, 


Ikhlaskan pada sang murid ilmu padi, maka jati diri akan terpatri.


Tut Wuri Handayani

Masih akan bersemi.


Selamat Hari Guru.

😍😍😍


Mbah Kakung

Balam,25112024

DOA ACARA KAJIAN FISKAL REGIONAL (KFR)

 

Assalamualaikum warrahmatullahi wabara katuh

Hadirin yang berbahagia, marilah kita berdoa dengan khusus menurut agama dan kepercanaan masing-masing.

Pada kesemaptan ini izinkan, saya untuk memandunya sesuai dengan tuntunan agama Islam.

Audzubillahi mina syaitoni rajiim, Bismillahirahmanirahim

Alhamdulillahirabbil alamin,

Hamdansyakirin hamdanaimin, hamdayuafi ni’amahu wa yukafi mazidah, ya rabbaana lakal hamdu, kama yanbaghi lijalali waj hikal karim, wa ‘adziishultonik.

Allahumma ya Allah, Tuhan yang Maha Melihat

Tiada kata dan rasa yang pantas kami haturkan kepada-Mu pagi hari ini, selain syukur kami kepada-Mu atas segala nikmat dan hidayah yang Engkau anugerahkan kepada kami, sehingga kami dapat hadir dalam Kegiatan Diseminasi Kajian Fiskal Regional Kalimantan Tengah.

Untuk itu ya Allah ya Rahman ya Karim, jadikanlah acara kami ini sebagai acara yang engkau ridhoi, yang membawa berkah, bagi kami Masyarakat Kalimantan Tengah.

Ya Allah, Dzat yang Maha Kuasa

Kami menyadari bahwa Kajian Fiskal Regional ini belumlah sempurna karena kesempurnaan adalah milik Mu.

Oleh karena itu ya Allah tumbuhkan kepada kami kemampuan daya pikir yang brilian untuk dapat menuangkan pada Kajian Fiskal Regional dan berguna untuk menjayakan Bumi Isen Mulang, Kalimantan Tengah.

Berikanlah kepada kami Kesehatan, kekuatan dan kemampuan sehingga kami mampu mewujudkan Kaliamantan Tengah , Baldatun thoyibatun warafun ghofur.

Ya Hafidz Ya Majid, Engkau Maha Pemelihara dan Maha Mulia

Satukanlah hati-hati kami, padukanlah Langkah kami dan tumbuhkan rasa persaudaraaan yang tulus dan ikhlas, peliharalah jiwa kami dalam kesucian, serta hiasilah akhlak kami dengan keteladanan sehingga dapat menghasilkan Kajian Fiskal Regional yang dapat memberikan sumbangsih pemikiran dan menjadi referensi yang kredibel atas iplementasi kebijakan fiskal guna terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kaliamantan Tengah.

Ya Allah ya Hafidz

Pertautkan tali kasih diantara kami sehingga dapat menyikapi perbedaan dengan indah. Dan juga jadikanlah acara pada hari ini, sebagai amal ibadah, sebagai simbol kebersamaan, kekuatan dan persatuan, untuk membangun Kalimantan Tengah yang kami cintai berdasarkan iman dan taqwa.

 

Ya Allah ya Ghaffar, Tuhan yang Maha Pengampun

Engkau Maha Mengetahui terhadap kelemahan dan kekurangan kami, Maka dari itu KepadaMulah kami menyembah, KepadaMulah kami memohon pertolongan, ya Allah ampunilah dosa kami, ampunilah dosa kedua orang tua kami, ampunilah dosa para pemimpin kami, kabulkanlah doa dan permohonan kami.

 

Rabbana taqabbalminna innaka antassamiul alim.

Watub’alaina innaka anta tawwaburrahim

Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhirati hasanan wa qina ‘adzaban naar,

Subhana rabbika rabil izzati amma yasifun wasamun alal mursalin walhamdulillahirabbil alamin.

Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Rabu, 20 November 2024

ELA ELO


<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-1491679037234797"

     crossorigin="anonymous"></script>

<!-- Cobalah kopi Kind Cup Hari ni -->

<ins class="adsbygoogle"

     style="display:block"

     data-ad-client="ca-pub-1491679037234797"

     data-ad-slot="4670613065"

     data-ad-format="auto"

     data-full-width-responsive="true"></ins>

<script>

     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

</script>

ELA ELO

SAWO DIPANGAN ULER

ELA ELO

WONG BODO NGAKU PINTER


        Ini adalah sepenggal dari lagu Koes Plus Pop Jawa pada volume 1 tahun 1970, sepertinya saya menafsirkan atas lagu ini adalah sebagai gambaran sejak tahun 1970 atau sejak manusia ada di dunia ini, orang bodoh mengaku pinter sudah ada dan mungkin menggejala sehingga Koes Plus sebagai pemusik dia menggurui malalui seni, tanpa dibarengi dengan emosi membuat seni tarik suara menjadi pelampiasan atas ketidak mapanan situasi pada saat itu, sekaligus perwakilan keresahan masyarakat yang makin membesar maka musik adalah alat untuk meredamnya.

        Dari lagu tersebut ternyata banyak manusia yang bodoh mengaku pintar, dengan rasa tidak bersalah, ini menrik parikan/pantun yang dilontarkan oleh Group Musik legendaris Koes Plus dan tentu saja ini menjadi pertanda tidak baik di lingkunan masyarakat dan Negara.

        Tahun 1970 hal parikan atau pantun jawa tersebut sudah disindir dan didendangkan dengan lantunan musik sederhana tapi sangat mendayu dan enak didengan mudah dihapal bahkan sampai hari ini 2024 lagu tersebut terasa bankit kembali mengingatkan pada kita semua tentang jangan mengaku pinter kalau tidak tau, katakan saja terus terang kalau tidak tau, atau cukup diam saja tidak perlu komentar kalau memang tidak mengetahui permasalahan.

        Namun diera digilatisasi hal ini menjadi jamak sebab tehnologi telah memanjakan kita semua, dengan mudah dapat dicari menggunakan AI (artificial intelligence)  semua dapat dengan mudah didapatkan, tentu saja era AI tidaklah membuat bahwa kepintaran tidak perlu belajar, kecardasan tidak perlu pendidikan, sopan santun tidak perlu contoh, cukup dengan sekali browsing sudah ada di depan mata, maka AI itu sendiri tidak dapat memetakan apa isi hati setiap manusia, hanya sebuah dugaan secara tehnologi saja dan sebagai alat bantu.

        Maka jangan sampai kita merasa pintar hanya karena AI, atau mengaku pintar dengan menggunakan AI, sebab otak manusia tidak dapat berbohong atas kemampuan masing-masing orang, apalagi ketika dihadapkan dengan sebuah UTBK ( Ujian Tenis Berbasis Kompetensi) apakah AI dapat menjawabnya karena otak manusia yang unik inilah kemudian dapat mencermikan tentang kecerdasan seseoarang.

        Bagaimana jaman 70-an Koesplus sudah memprediksi dengan terawangan yang sangat cerdas bahwa suatu saat ada orang yang mengaku pintar padahal dia tidak pintar alias bodo, suatu lagu yang diciptakan sangat brilian pada masa itu, terbukti di saat sekarang banyak orang bodo mengaku pintar, hanya mengandalkan AI padahal sesungguhnya dia tidak memahami AI lah yang menjelaskan menuntun orang tersebut sehingga nampak dia pintar.

        Berkenaan dengan hal tersebut tentunya kita semua sebagai manusia tetap harus mencerdaskan otak kita dengan pendidikan formal maupun informal karena pendidikan merupakan ciri negara atau masyarakat beradab dan maju, andai pendidikan tidak diajarkan tentang bagaimana berbuat baik pada sesasama, berbuat baik pada negara apajadinya masyarakat kita, gampang diadu domba, sengaja dibuat bodoh sehingga gampang dihasut ditipu, dibodohi oleh orang lain atau oleh negara lain.

        Oleh karena itu mari kita renungkan lagi lagu Koes Plus tahun 1970, apakah kita merasa pintar, jika belum maka belajarlah dengan baik, tekun teliti dan sabar sehingga saatnya tiba kita sudah memiliki ilmu untuk berbuat baik pada siapun, jangan ela elo ngaku pintar padahal tidak mengenyam pendidikan formal.

selamat mencoba.

CELANA KOLOR

        <script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-1491679037234797"

     crossorigin="anonymous"></script>

<ins class="adsbygoogle"

     style="display:block"

     data-ad-format="autorelaxed"

     data-ad-client="ca-pub-1491679037234797"

     data-ad-slot="5099095698"></ins>

<script>

     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

</script>

     Manusia mana yang tidak kenal celana kolor, coba tebak ini celana model apa yah, kalau dulu saya dikampung ya koloran saja buat ke sawah atau pergi dolan main dengan teman-teman, praktis ekonomis dan harga tidak menguras kantong.

    Tapi sekarang gak ada yang pada pakai celana kolor, padahal di iklim yang tropis celana ini bisa bikin silir, sejuk bagian yang tertutupi celana, justru sekarang lebih suka menggunakan celana cingkrang bagi semua orang, modis juga sih celana cingkrang ini, apalagi kalau dipakai oleh para artis atau publik figur, hmmm sangat menggiurkan dan pengin deh memakainya, tapi sebetulnya celana cingkrang dulu juga sudah ada celana gombrang biasa untuk latihan pencak silat warnanya hitam.

    Oke kalau begitu kembali ke celana kolor, dia itu tidak berbentuk ya apapun bentuk tubuh yang memakainya tidak terlihat menarik bahkan cenderung membosankan jika melihat orang yang mamakainya, itu orang pakai celana kolor kok tembus pandang nah lo.... ya memang begitu. soalnya bahan dasar celana kolor itu kain yang lembut seperti daster biasa dipakai emak emak, atau bahkan daster yang sudah robek, sisanya bisa dibuat dibikin lagi menjadi celaca kolor praktis dan menghemat biaya.

    Di era tahun 80-an celana ini menjadi idola loh, pasti setiap rumah ada celana kolor, dan pasti ada bekas celana kolor yang sudah robek dan diletakan di sumur, jemuran, kandang bebek, kandang ayam atau bahkan untuk membersihkan ngepel, praktis juga deh. Setelah bertahun-tahun dipakai dan robek nah,  fungsi selanjutnya adalah untuk lap pel rumah, atau juga untuk membersihkan kendaraan dinas yaitu sepeda onthel. 

    Pernah lihat tidak, sobekan celana kolor di selipkan dibawah sadel sepeda, atau di ikatnya pada tengah jeruji-jeruji tromol kemudian diolesi minyak goreng sobekan itu sehingga jika sepeda digowes dia berputar membuat tromol terus mengkilat, ini fungsi lain dari robekan celana kolor yang sudah tidak terpakai.

    Atau sobekan celana kolor dapat dipakai untuk mengikat kedua kaki ayam dan digantungkan pada boncengan sepada ontel siap dijual ke pasar, nah banyak sekali fungsi purna pakai dari celana kolor tersebut.

    Adakah sekarang sebuah alat yang purna pakai fungsinya dapat seperti celana kolor? hampir tidak ada, jaman sekarang rusak beli baru, buang ganti dengan yang baru walaupun dengan cara ngutang yang penting penampilan keren, walaupun setiap hari makan soto babat, soto ayam, dan lain lain soto dalam bentuk mie instan, tapi gaya melebihi tingginya bulan.

        Itulah celana kolor, dapat digunakan saat santai bercengkerama dengan siapa saja, dan dapat memberikan pelengkap atas sesuatu bagi manusia yang membutuhkannya, bahkan jika ada buah nangka yang belum matang , buah pisang yang belum matang, tutup saja rapat dengan celana kolor bekas, besok langsung masak dan siap makan, percaya atau tidak silahkan prkatek.

    Maka sesungguhnya celana kolor hanyalah sebuah ibarat dalam setiap kehidupan tidak akan sempurna, kesempurnaan hanya mlik yang Kuasa, jika kita ingin sempurna tirulah seperti celana kolor, purna pakainya saja dapat melengkapi kekurangan dan memberikan pelengkap atas kebutuhan kita.

Selamat menjadi celana kolor, jangan dilihat isinya tapi fungsinya. Ok semoga bermanfaat.

Kamis, 14 November 2024

SENDIRI

 

Disarikan dari Dr. H. Fahrudin Faiz dalam kajian Filsafat.

 

Sendiri atau tepatnya menyendiri sesungguhnya suatu sikap seseorah cenderung dianggap individualis, introvert , tidak mau bermasyarakat bahkan dianggap memiliki kelainan jiwa, wow, sampai segitunya melebelkan seseorang ketika dia lebih suka sendiri atau lebih tepatnya menyendiri.

Ada yang menarik dari kajian filsafat yang disampaikan oleh Dr. H. Fahrudin Faiz pada suatu waktu di Masjid Jendral Soedirman Yogyakarta sejak tahun 2013 sampai sekarang, beliau adalah Dosen Filsafat  tetap Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan dosen tamu pada kampus-kampus ternama.

Orang itu bisa membuktikan dirinya, khususnya dalam kesendirian orang akan hebat jika tegak sendirian, jadi orang itu terbukti kehebatannya ketika dia sendirian.

Mahatma Ghandi berkata :

Adalah mudah untuk tegak dalam kerumunan, namun memerlukan keberanian untuk tegak sendirian.

Senada dengan hal tersebut Dr. Faiz menyampaikan jika orang itu dapat tegak berdiri sendiri itu hebat, tetapi jika rombongan pada suatu kesempatan nongkrong bersama berani bikin ulah nah ini tidak hebat, sebab jika dia sendirain mana berani bahkan kabur ketika sendirian malam hari di kuburan/tempat makam.

Itulah maka Dr. Faiz bilang bahwa jadi orang itu terbukti kehebatannya ketika dia sendiri, jika ramai-ramai dikuburan pasti berani, jika sendirian dikuburan ada daun tertiup angin saja lari terbirit-birit katanya.

Kemudian beliau menyampaikan bahwa, tentang kebaikan juga begitu, kalau sendirian masih tetap melakukan kebaikan berarti memang baik, tetapi jika kebaikan itu ditunjukan ketika sedang ramai orang-orang sebenarnya itu hanya pencitraan.

Bersambung…

Selasa, 12 November 2024

AYAH

 Hari ini tanggal 12 November tahun 2024 adalah hari ayah Nasional, siapapun kita pasti punya ayah baik ayah kandung maupun ayah sambung.

Keberadaan ayah menjadi penting buat sang anak ketika dia beranjak dewasa hal ini dikarenakan ayah adalah the hero, adalah tokoh panutan melihat sosok ayah bagi setiap anak adalah sesuatu yang membuat dia tenang terlindungi dan bangga atas kebesaran ayahnya.

Seorang ayah akan terus berjuang untuk keluarganya, ibarat membanting tulang sudah tidak ada tulang yang dibanting, tetap dia lakukan untuk kesejahterahan keluarga, untuk membahagiakan semua anggota keluarga, hal ini menjadi tanggung jawab ayah sebagai laki-laki.

Maka laki-laki sebagai sosok ayah mencerminkan kejantanan dalam segala medan, tanpa pamrih bekerja terus bahkan kebahagiannya tidak dipikirkan, kadang lupa bahwa dia sabagai ayah apakah bahagia atau malah tidak.

Namun demikian praktek sekarang banyak ayah hanya sebagai status saja, tapi tanggung jawab, keberanian, kejantanan tidak nampak pada dirinya bahkan hilang ditelan bumi peran ayah sebagai laki-laki.