Senin, 06 September 2021

Dulurku ya Dulurmu , Dulurmu ya Dulurku

      Menikmati persaudaraan hingga saat ini menjadi sebuah hal yang mungkin sudah langka, bahkan tidak sedikit putus persaudaraan dalam waktu yang cukup singkat. Dulur atau saudara sesungguhnya cerminan dia dan anda dalah talian satu darah mengalir pada diri anda dan diri saudara anda, dulurku ya dulurmu maksud dari ungkapan tersebut bahwa hakekat persaudaraan ditentukan oleh garis keturunan masing-masing, namun terkadang paseduluran/persaudaraan mulai luntur ketika kita sudah memiliki pasangan masing-masing, atau jangan-jangan persaudaraan itu luntur sejak anda dewasa, atau bersar.

    Ini perlu mendapatkan perhtian bahwa dulur, sedulur papat lima pancer pun merupakan persaudaraan yang erat tidak bisa dipisahkan oleh ruang dan waktu, bagaimanapun juga sedulur papat lima pancer itu adalah hakekat penggambaran atas arti penting dari persaudaraan sedarah.

    Tentunya hal ini menjadi menarik untuk kita renungkan bahwa dulurku ya dulurmu, itu mencerminkan bahwa ada sedulur yang ketika lahir tidak hanya menemani jabang bayi di dalam kandungan, bahkan sampai dewas dan sampai meninggalnya, yang terkenal dalam Sedulur Papat Lima Pancer.



Jumat, 03 September 2021

Platform Pembayaran Pemerintah dan Secangkir Kopi

            Indonesia terdiri dari berbagi pulai dari Sabang sampai Merauke, berjajar-jajar menjadi satu, itulah Indonesia. Dengan aneka ragam suku, bahasa, agama, kebudayaan membuat kita menjadi kuat, dalam keragaman kita bersatu padu menjadi satu Bhineka Tunggal Ika, masihkah kita ingat tentang pelajaran sekolah Pendidikan Moral Pancasila/PMP wah yang mengalami pelajaran ini saya jamin sudah berumur Lima Puluh Tahun lebih, benar kan.

Nah dari jajaran pulau, itu untuk mengelolanya diperlukan dana yang tidak sedikit dan membutuhkan Sumber Daya Manusia yang harus tahan banting dalam segala medan, darat, laut, udara, hutan, rawa, sungai, dan seterusnya.

Dalam pengelolaan gugusan pulau yang indah bagai mutu manikam, tidak lah sedikit dana tau biaya yang diperlukan untuk menjadi sebuah Negara yang adi daya di Asia Tenggara, yang menarik adalah arah peningkatan kemajuan Negara sekarang menuju Asia, dengan SDM yang banyak ternyata disitulah modal yang akan mengalahkan negara lain, era China sepertinya sudah mulai melemeh, menuju Asia Tenggara, nah di Asia Tenggara ini penduduk yang terbesar dan usia milenial produktifnya terbesar adalah Indonesia, maka lihatlah nanti di 2024 Indonesia sebagai Macan Asia akan mulai mengaum, menggelegar mencakar dan menerjang hegonomi dunia lain, hah alam ghaib dong..he he he bukan itu.

Dengan SDM yang handal dan produktif masa digital sekaran ini, sangat mungkin kemudian Indonesia menjadi pemimpin di dunia, oleh sebab itu mari kita lihat beberapa kebijakan Pemerintah di tingkat kementerian, manakah kementerian yang sangat sibuk dan sangat Inovatif dalam menjalankan proses bisnisnya? Coba kita lihat dimasa Pandemi, Kementerian mana yang bergelut dengan Uang dan Angka, sampai yang tadinya pertumbuhyan ekonom minus akhirnya di kwartal terahir tahun 2021 menjadi plus? Luar biasa bukan.

Ok, itulah Kementerian Keuangan dari semua eselon I pada Kementerian Keuangan siapakah yang menyalurkan APBN dana untuk penanggulangan COVID 19? Bisa tertebak bukan, dia adalah Direktorat Jenderal Perbendaharaan.

Akhirnya yang pontang-panting menyalurkan APBN di daerah pada Direktorat Jenderal Perbendaharaaan adalah unit eselon III-nya yaitu Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara/KPPN, sangat unik kantor ini karena ada kantor di ujung pulau misalnya KPPN Saumlaki, wow dimana itu, terus ada KPPN Tahuna, ini dimana coba, bukan di Sumedang yah, itu tahu Sumedang.

Kalau anda sebagai pegawai pada Kementerian/Lembaga, apa yang dapat anda rasakan dengan KPPN saat sekarang dan KPKN/KBN jaman 15 tahun yang lalu... kebayang tidak ditahun itu layanan KPKN/KBN atau Kas Negara kayak apa.

Bandingkan dengan sekarang, era digital hebat kan, dan Unit Eselon II di Kementerian Keuangan yang paling banyak inovasi proses bisnis sesuai Inisiatif Strategis adalah Ditjen Perbendaharaan dan Kantor di daerah namanya KPPN yang membayar gaji, tunjangan para Aparat Sipil Negara (ASN), terus  bagaimana rasanya melihat perkembagan di KPPN, wow kan.

Anda tidak perlu datang ke Kantor KPPN, setiap tanggal 1 awal bulan, cling masuk deh penghasilan anda ke rekening. Cling, masuk deh tunjangan anda ke rekening, cling masuk deh uang lembur anda ke rekening, bahkan anda sebagai pengelola Keuangan di Kementerian/Lembaga sambil tiduran saja bisa menjalankan semua  aplikasi dari KPPN, beres semua... percaya nggak... silahkan tanyakan pada rumput yang bergoyang, atau Ke Mas Ebit GAD, barang kali disana ada jawabnya.

Belum reda keterkejutan anda dangan aplikasi E-SPM (Elektronik Surat Perintah Membayar) hanya dengan leyeh-leyeh bahkan sambil pakai sarung dirumah, atau sambil ngopi plus kelengkapan ubi rebus, jagung, atau bahkan maaf bercengkerama dengan istri  anda dengan mudah mengirim tagihan kepada Negara melaui E-SPM ke KPPN , dan sejam kemudian cling, istri anda akan merasakannya (sensor akh) maksudnya sejam kemudian jika itu adalah hak anda untuk mendapatkan honor, tunjangan, atau uang perjalanan dinas istri akan kaget, mas mas enak yah dah masuk (aih sensor lagi) sudah masuk rekening, jangan kotor dulu pikiran anda, Bro.

Anda akan dikejutkan lagi dengan inovasi digital dari Ditjen Perbendaharaan dengan Aplikasi SAKTI, apaan lagi nih huh.. kata para K/L ha ha tenang kata JF PTPN (Jabatan Fungsional Pembina Teknis Perbendahraaan Negara=suatu saat akan ku bahas dengan lelucon tapi mendidiklah) di KPPN.

SAKTI adalah Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi suatu aplikasi untuk mendukung  Apliksi SPAN (apaan nih bukan rok  yah), Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara, dalam pengelolaan Keuangan dari Perencanaan sampai ke Pertanggungjawaban wah... mantap kan. DJPb HANDAL.

SAKTI anda belum faham betul, sampai ke punthal-puntal (bahasa ngapak nih) para K/L muncul kembali hal baru dengan nama Platform Pembayaran Pemerintah (PPP),  sama hal nya dengan SAKTI. Platform Pembayaran Pemerintah/PPP merupakan modernisasi besar dalam bidang Perbendaharaan pada Ditjen Perbendaharaan,  tentunya  hal ini di pacu oleh sebuah penelitan bahwa sebuah kajian di Jerman  menyatakan bahwa setiap pihak yang berhasil beradaptasi dengan perkembangan teknologi dapat menghasilkan efisiensi sebesar 10-30% biaya  produksi, 10-30% biaya logistik, dan 10-20% biaya manajemen kualitas.  

Nah, SAKTI dan PPP adalah merupakan transformasi digital pada Ditjen Perbendaharaan sehingga akan menaikan kualitas layanan sebesar 19,6%, ini didorong oleh kacamata Cost-benefit analyst (CBA) dari sisi stakholder, artinya DJPb bertransformasi secara digital akan makin hemat, makin cepat, dan makin baik dalam memberikan layanan.

Wah, ini lah tantangan DJPb untuk melakukan modernisasi karena  memiliki 34 Kantor Wilayah, 182 Kantor Pelayanan Perbendahraan Negara (KPPN), kurang lebih 7.000 orang pegawai, dengan obyek layanan 19.298 satuan kerja, memproses 7 juta Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) pertahun, juga menyampaikan dukungan pendanaan kepada sekitar 63 juta UMKM dan 40 juta penerima bantuan sosial. Dengan kaca mata CBA yang sama, maka DJPb perlu dan wajib melakukan modernisasi untuk masa depan yang HANDAL.

Bocoran dikit tentang Platform Pembayaran Pemerintah itu seperti apa Bro, nah tentunya diera digitalisasi ini keterkaitan erat dengan modernisasi dan juga arahan Ibu Menteri Keuangan bahwa “ Kita di Kemenkeu sesungguhnya duduk di atas tumpukan data sangat banyak, ini tambang baru pada era digital yang disebut tambang adalah tambang data. Tapi tentu data yang kita olah dan pahami”  maka tentunya Kementerian Keuangan akan menjadi Data Driven Organization pada masa yang akan datang.

Platform Pembayran Pemerintah ini tidak terlepas dari data yang saling keterkaitan satu sama lain dan akan menciptakan keputusan yang valid, akurat serta akuntabel, adapun bocoran karakteristik dari Platform Pembayaran Pemerintah adalah sebagai berikut :

 

·    Interkoneksi sistem pembayaran dengan sistem pendukung, sistem mitra, dan sistem monitoring. Transaksi digital dalam PPP hanya ditempuh dari interkoneksi dengan sistem lain yang tepercaya, sehingga semua transaksi dilakukan secara digital penuh.

   Mengakomodasi transaksi digital untuk belanja pegawai, common expenses, pengadaan sederhana, dan perjalanan dinas. Secara prinsip, digitalisasi pada PPP dapat mengakomodasi semua jenis belanja selama terdapat sistem yang mengelola dan memenuhi kebutuhan SAKTI.

   Ke depan, PPP akan digunakan oleh K/L yang memenuhi prasyarat untuk interkoneksi dengan PPP.

     PPP saat ini hanya melayani transaksi pemerintah pusat. Penunjukan K/L yang  dapat menggunakan layanan PPP berdasarkan penetapan Menteri Keuangan. Hal ini dilakukan untuk mengimbangi kesiapan sistem dengan perluasan. Selain itu, tujuannya adalah untuk memberikan waktu yang cukup untuk manajemen perubahan.

     Transaksi termonitor melalui dashboard yang digunakan untuk monitoring dan evaluasi, rekonsiliasi, serta data analytics.

      Transaksi digital mengurangi kebutuhan pertemuan fisik sangat signifikan.

    Dashboard PPP menjadi tools yang sangat penting untuk memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam transaksi di PPP menjalankan fungsinya sesuai dengan kewenangan dan batasan waktu yang ditetapkan.

     Dashboard juga membuka peluang untuk dilakukan monitoring dan evaluasi   secara rutin dan berkelanjutan.

  Rekonsiliasi pelunasan juga dilakukan sehingga kepastian pemenuhan    kewajiban semua pihak terjaga baik.

      Ke depannya, data detil yang dilintaskan melalui PP ini dapat digunakan data   analytics untuk proyeksi efisiensi yang dapat dilakukan

Maka siapkan secangkir kopi, berikut kelengkapannya, kacang rebus, jagung rebus, ubi rebus, sruput dikit kopi anda, jangan lupa istri anda bisa dengan mudah dijangkau, tanpa meninggalkan pekerjaan. Bravo DJPb Handal.

 

Disclamer:

Tulisan ini adalah pendapat pribadi, tidak terkait dengan kedudukan penulis.

 

Selasa, 31 Agustus 2021

KANGEN

 Judulnya keren, memantik pada konotasi keinginan bertemu pada seseorang yang dicinta, disayang, dimanca, dirayu, dipegang, diraba semua itu berkaitan erat dengan pasangan, tentunya pasangan hidup laki maupun perempuan, ditambah lagi malam-malam begin gerimis rintik suaranya khas jatuhnya air dari atas langit menghunjam sampai ke bumi. 

Air yang begitu tinggi disana , sabar dan terus melalui alurnya sampai tik tik terasa jatuhnya menyentuh tanah, bagaimanapun kita mestinya bisa sabar seperti, jatuhnya air ke bumi, walau jatuh terjerembab air tetap tenang, dan membawa kesegaran, jatuh menukik tetap gemericik tanpa tangis, bahkan menimbulkan suara harmoni gemericik, saling bersautan satu sama lain, begitu juga kangen telah lama tak jumpa dengan Istri, kemudian anak-anak, tampilkan kekangenan itu seperti gemericik jatuhnya air kebumi, pasti akan sampai juga kekangenan itu, walau jauh untuk bertemu, dan jelas ujungnya adalah kembali kebumi, seperti air, awalnya adalah dari bumi, diambil matahari kemdian dikembalikan ke bumu berupa hujan, kembali bertemu denang bumi tanah tempat bersemayama air tersebut.

Rasa kangen mulai mengemuka, ketika malam tlah larut, suara hujan terus mengelitik, bunyi-bunyian binatang malam mulai tersiarkan dengan sempurna, ya sendiri dalam kekangenan adalah permainan yang unik. Kenapa unik, duduk di kursi tamu, sudah berjam jam, pindah lagi ke kursi makan sudah juga, pindah kekamar tidur sudah juga, akhirnya balik lagi ke kursi makan, mau makan apa sudah malam, hujan menandakan bahwa tidak boleh keluar malam-malam apa yang mau dicari jam 22.00  WIB sudah sepi larut, unik kan, baca buku habis dua lembar juga itu itu juga yang dibaca. 

Kangen itu unik dan  sebuah permainan yang membuat seseorang jadi seperti orang bingung sendiri, mau ngapain coba, ini sudah, itu sudah, ooo main hujan-hujanan ditengah malem, kayaknya membuat kangen itu hilang, ah tidak juga, sakit iya, masuk angin iya, kena COVID lagi bisa jadi.

Kangen menurut Mbak Wi, sapa nih Mbak Wi, itu istrinya  Mas Ki dan anaknya Pak Pe ketemu  Dia, , silahkan disambung potongan kata tersebut, kangen itu perasaan rindu yang mendalam pada seseorang atau sesuatu yang sudah lama tidak ditemui, nah sesuatu yang lama tidak ditemui bisa jadi makanan, minuman, ciwel misalkan, bubur candil, kue cucur, tapi Mbak Wi tidak menjelaskan, hanya pada masalah perasaan rindu pada seseorang, ya betul termasuk diriku rindu pada Istri dan anak-anak, apalagi jagoan Kecilku dah berangkat masuk Kawah Chandradimuka, gak boleh di call lagi, ya wis sukses yang nak, nanti keluar dari Kawah Chandradimuka, jadi kayak Gatot Kaca, otot nya seperti kawat, tulangnya seperti besi dan bisa terbang mengelilingi dunia dengan ilmu yang kau dapatkan di sana.

Ahirnya masuk blog, nulis untuk menemani kekangenan ini, padahal ada tugas untuk presentasi besok, malah gak dikerjakan lah wong sudah kangen, ya wis nulis dulu, biasanya inspirasi akan muncul untuk presentasi besok.

Hujan pun terus bergulir, mengalir di tanah, dan semerbak bau tanah yang lama tak tersiram mengenang masa lalu dikampung halaman.

Esok hari, cerah pasti datang setelah guyuran hujan merata dalam tanah. Tanahpun tak merasa tersiksa atas hujaman air hujan dari ketinggian, kita pun harus demikian tetap sabar walau Kangen itu menjalar.



Borneo, 31 Agustustus 2021

NB. ini tidak diedit asli dan unik.


Jumat, 16 Juli 2021

Mbah Botk, Mbah Buyut, Mbah Nom

 

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, hari ini Jumat, 16 Juli 2021 pukul 08.00, Mbahku, Mbah Nom adik dari Mbah Buyut, dipanggal oleh Nya.

Ya rabb, semua yang pernah mengukir hidupkan telah tiada, ketiga Mbah ini adalah contoh yang tidak pernah terlupakan, sederhana penuh sahaja dan jujur.

Ya Rabbb ampunilah dosanya lapangkan kuburnya amin ya rabbal alamin






Selasa, 16 Maret 2021

PERKUTUT MANGGUNG

 


Siang pada hari ini sama seperti hari-hari yang lalu

Sepi, seakan dunia lambat merambat

Sesekali suara knalpot motor jauh terdengar menderu

Dibawa angin yang terus meniup tak mau lambat


Terik mentari tak menandakan hari akan segera bergegas

Panas menyengat tak terasa terus menghujat

Suara anak kecil bermain di ujung gang sana, terdengar begitu jelas

Tanda hampa udara menghantar kesagala benda merambat

 

Peningpun mulai terasa menjalar keseluruh raga

Raga yang sudah mulai menua dan renta

Burung perkutut mengalunkan suara

Nadanya merasuk dalam jiwa merobek sukma

                Nada perkutut itu mengingatkan ku pada sesosok manusia

                Dengan tenangnya selalu bercerita walau jarang bersua

                Ya cerita itu mengandung makna dan doa

                Agar diriku selalu berada dalam jalanNya

Perkutut pun terus menggema dengan suara khasnya.

Mengingatkanku pada sang ayah yang membimbingku

Perkutut tanda setia  pada sang pemelihara

Walau sang empunya telah tiada.

                Selamat jalan Ayah, telah menghantarkanku

                Ku lantunkan Al Fatihah, atas ruh mu Ayah

                Semoga tenang di alam sana.

                Ku selalu ingat rentetan kata yang bernakna.

Walau kau di alam sana, serasa kita selalu bersua

Setiap dalam doa, ku panjatkan lantunkan bisikan pada Mu Rabbi

Ampuni dosa Ayahku, lapangkan kubur Ayahku.

Amin.

 

Pertkutut tetus mengalun, tanda senja tlah tiba.

 

Al Fatihah Untuk Bapak.

Embah Botak kata anak-anakku.💗💗💗


Palangka Raya, 

Selasa, 2 Syaban 1442 H

Selasa 16 Februari 2021,

Selasa Pon  4 Rejeb 1954

 

Minggu, 28 Februari 2021

BERDIKARI (BERDIRI DI KAKI SENDIRI)

 NEGARA INDONESIA BERUMUR DUA PULUH TAHUN...


TANGGAL 17 AGUSTUS 1965, 

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA IR. SUKARNO YANG JUGA TERKENAL DENGAN PANGILAN BUNG KARNO..

MENDEKLARASIKAN BERDIRI DI KAKI SENDIRI..

YAAA...

20 TAHUN MERDEKA , SANG PROKLAMATOR

MEMERINTAHKAN RAKYAT DAN SELURUH KOMPONE BANGSA UNTUK BERDIRI DI KAKI SENDIRI, PADA RAPAT AKBAR...

20 TAHUN MERDEKA DRI PENINDASAN PENJAJAH,

20 TAHUN MERDEKADARI KUNGKUNGAN PERAMPOK KEKAYAAN BUMI INDONESIA

20 TAHUN MFERDEKA DARI TIPU MUSLIHAT BANGSA PENJAJAH


TAHUKAH ANDA BAHWA BERDIRI DI KAKI SENDIRI ITU PASTI....?

SUDAHKAH KITA MERASA BERDIRI DI KAKI SENDIRI...

ATAUKAH KITA MENGGUNAKAN KAKI-KAKI PALSU UNTUK BERDIRI DI KAKI SENDIRI..?

TIDAK

TIDAK

TIDAK SAUDARAKU 

KITA SUDAH MAMPU BERDIRI DI KAKI SENDIRI

KITA SUDAH BISAMENEGAKKAN KAKI SENDIRI

KITA SUDAH BIASA MENDIRIKAN KAKI SENDIRI


KONON BERDIKARI BERMULA DARI TINDASAN PENJAJAH YANG SANGAT KEJI

SAMPAI-SAMPAI KITA TAK TAHU HARUS BAGAIMANA MELAWANYA..

TAPI KITA MAMPUMENUMBANGKAN PENJAJAHSAMPAI LARI TAK PERNAH KEMBALI...

TAPI INGAT

BERDIRI DI  KAKI SENDIRI ADALAH SEBUAH PERINTAH UNTUK TIDAK TERGANTUNG PADA ORANG LAIN

TIDAK BERGANTUNG PADA KETENARAN ORANG LAIN..

TIDAK BERGANTUNG PADA DADA ORANG LAIN...

INILAH DADAKU....

MANA DADA MU...

BUKANKAH KITA PERNAH MENDENGAR BAGAIMANA CUT NYAK DIEN MENGAJARK BERDIKARI BEBAS DARI PENJAJAH


BUKANKAH KITA INGAT RA KARTINI, HANYA DENGAN SELEMBAR KERTAS HABIS GELAP TERBITLAH TERANG, MENGGUNCANG PENJAJAH..... MENGAJAK UNTUL BERDIKARI.....

INGATKAH KITA PADA CUT MUTIAH, INGATKAH KITA PADA CHRISTINA MARHA TIA HAHU...LANTANG MENENTANG PENJAJAH UNTUK BERDIRI DI KAKI SENDIRI.

LALU KENAPA KITA MESTI SEDIH...HANYA KARENA PINDAH MUTASI?

ATAU KARENA KITA TAK BISA HA HA HIII LAGI..

ATAU KARENA KITA MESTI BER SINERGI LAGI....

ATAU MEMANG LIMA RATUS LEBIH MANUSIA HARUS BERTRANSIMIGRASI LAGI, 

YA LIMA RATUS DI KALI DUA SERIBU ORANG HARUS BERTRANSMIGRASI LAGI...


ATAU KITA MEMANG TIDAK FAHAM BAHWA SESUNGGUHNAYA BELANJA PFEMERINTAH DENGAN MUTASI 500 ORANG LEBIH,, AKAN MENDONGKRAK PERTUMBUHAN EKONOMI.

YA BELANJA PEMERINTAH DENGAN MUTASI AKAN MENINGKATKAN PEMULIHAN ENONOMI NASIONAL.

KITA TAHU PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL 

MENINGKATKAN KE

AMPUAN EKONOMI PARA PELAKU USAHA...

BUKANKAH DENGAN KEPINDAHAN 500 ORANG LEBIH..MASKAPAI AKAN DIGUYUR DANA SEGAR

TUKANG KASUR AKAN KEBANJIRN ORDERAN

TUKANG SAPU AKAN KEBANJIRAN PEMBELI'

TUKANG OJEG AKAN KEBANJIRAN PENUMPANG...

ITU SEMUA MENINGKTKAN EKONOMI....

BOLEH JADI MUTASI ADALAH MENINGKATKAN DAYA BELI UNTUK PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL..

BAYANGKAN..

KITA KAYA BISA MEMBIAYAI 500AN ORANG KE PENJURU NEGERI

KITA KAYA, APBN KITA KAYA...DI MASA PANDEMI.

MUTASI ADALAH LANGKAH PASTI MENUJU PERTUMBUHAN EKONOMI..

NAMUN JANGAN LENGAH KITA AKAN MEMBAWA VIRUS INI KESELURUH PENJURU NEGERI...

JANGAN LENGAH WASPADA TAK BOLEH LENGAH..

SEKALI LENGAH PANDEMI AKAN MEWABAH..

BUKANKAH INI UJUD DARI BERDIKARI..

BUKANKAH INI ADALAH PROGRAM MEMBANGUN NEGERI..

ATAU INI ADALAH....TAMASYA PRIBADI YANG DIBIAYAI OLEH NAGARI...

SABARLAH SAUDARAKU TETAPLAH BERDIRI DIKAKI SENDIRI..

BAGAI NYI ONTOSOROH MEMBANGUN DAN MEMUPUK PUNDI PUNDI.. WALAU DIA ADALAH ISTRI SEORANG KOMPENI..

TAPI DIA MAMPU MEMBESARKAN ANELIS, DAN MEMBIMBINGNYA SEBAGAI PRIBUMI..

WALAU MATINYA ANELIS HARUS DIBAWA KE NEGERI BELANDA JASADNYA HARUS DIMAKAMKAN DI SANA....

TETAPI NYI ONTOSOROH TETAP BERDIRI DI KAKI SENDIRI...TAK TAKUT AKAN MATI..

KARENA SEMUA AKAN MATI...

PENJAJAH MATI..

PRESIDEN MATI..

GUBERNUR MATI..

PEJABAT MATI..

TAPI ... SUDAHKAH KITA PERSIAPKAN DIRI..

YAAA AYUHANNAFSUL MUTMAINAH...

WAHAI JIWA YANG TENANG.

IRJINGI ILLA ROBBIKA RODHIATAMMARDHIYAH

KEMBALI PADA TUHANMU DENGAN HATI YANG RIDHO DAN DIRIDHOINYA'

FADHHULI FI NGIBADIH..

MAKA MASUKLAH KEDALAM GOLONGAN HAMBA-HAMBAKU..

WADKHULI JANNATI

DAN MASUKLAH KE DALAM SYURGAKU...



Puisi ini aku gubah sendiri dan aku bacakan pada acar perpisahan ku mutasi ke Kalimantan Tengah..


Selasa, 15 Desember 2020

MARKETPLACE PEMERINTAH ANTARA KEMUDAHAN BERBELANJA DAN MONOPOLI



 

PENDAHULUAN

 

Pasal 33 Undang Undang Dasar 1945 mengamanatkan perekonomian disusun berdasar asas kekeluargaan, cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara, bumi, air dan kekayaan alam didalamnya dikuasai oleh Negara untuk sebesar kemakmuran rakyat. Prinsip perekonomian ini disampaikan oleh Muhammad Hatta sebagai „arsitek‟ pasal 33 dilatarbelakangi oleh semangat kolektivitas yang didasarkan pada semangat tolong-menolong gotong royong dibingkai dengan Koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional.

 

Muhammad Hatta telah dapat meprediksikan bahwa di masa yang akan datang akan terjadi permasalahan ekonomi yang cukup rumit jika tidak diciptakan atau jika tidak ada peran serta Negara secara mendalam dalam mengelola perekonomian tersebut. Mengingat cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak atau badan usaha milik negara harus dikuasai oleh negara maka pemberian Uang Persedian sebagai uang muka kerja oleh Negara kepada Satuan Kerja ditingkat Kementerian/Lembaga untuk membiayai keperluan sehari-hari perkantoran harus mendapatkan pengaturan sedemikian rupa agar dana UP yang dibiayai APBN tersebut dapat bermanfaat untuk hajat hidup orang banyak.

 

Diera digitalisasi sekarang ini peranserta Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan sebagai ujung tombak mengawal APBN satu rupiah tersampaikan kepada yang berhak, memiliki Inisiatif Strategis dan Quikwins Tahun 2020 berupa Pilot Project Marketplace dan Digital Payment kepada satuan kerja diluar Ditjen Perbendaharaan, dengan ditetapkan Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor PER-20/PB/2019 tentang Uji Coba Penggunaan Uang Persediaan melalui Sistem Marketplace dan Digital Payment pada Satuan Kerja.

 

PEMBAHASAN

 

Marketplace merupakan Financial technologi/Fintech atas inovasi dalam bidang jasa keuangan dengan sentuhan teknologi, sebagaimana dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/40/PBI/2016 tentang penyelenggaraan pemrosesan transaksi pembayaran dan Surat


Edaran Bank Indonesia Nomor 18/22/DKSP perihal Penyelenggaraan Layanan Keuangan Digital, teredapat 4(empat) jenis Fintech, adapun MarketPlace yang diciptakan oleh Ditjen Perbendaharaan menurut penulis adalah jenis Fintech Peer-to-Peer (P2P) Lending dan Crowdfunding yang mempertemukan pihak yang membutuhkan dana dengan pihak yang memberikan dana sebagai modal atau investasi dalam satu online platform di Blanjamandiri, Govstore dan Digipro. Kemudian timbul pertanyaan monopolikah ini?

 

Sebelum ke arah sana marilah kita lihat devinisi monopoli dari : Yusuf Qardhawi dalam bukunya yang berjudul “Darulqiyam Wal Akhlaq fil Iqtishodil Islami” tahun 1995 halaman 293 berpendapat bahwa: Monopoli adalah menahan barang untuk tidak beredar di pasar , supaya naik harganya, Boediono dalam bukunya yang berjudul “Ekonomi Mikro” tahun 1998 halaman 125 berpendapat bahwa: Monopoli adalah suatu keadaan dimana di dalam pasar hanya terdapat satu penjual sehingga tidak ada pihak lain yang menjadi saingan. T Gurito dalam bukunya yang berjudul “Kamus Ekonomi Bisnis Perbankan” tahun 1997 halaman 272 berpendapat bahwa: Monopoli adalah penguasaan tunggal oleh satu-satu nya atau beberapa pemasok (baik pembuat atau penjual) atas suatu wilayah pasar atau industri tertentu, Sedangkan menurut UU pasal 1 ayat 1 No 5 tahun 1999 menyebutkan bahwa: “Monopoli adalah penguasaan atas produksi dan atau pemasaran barang atau jasa atas penggunaan jasa tertentu oleh satu pelaku usaha atau satu kelompok pelaku usaha.”

 

Market Place Pemerintah ini adalah mengatur dan mempermudah belanja pemerintah berupa UP tunai 60% dalam satu Online platform yang disediakan oleh BUMN dalam hal ini adalah HIMBARA (Himpunan Bank Milik Negara), mempertemukan pihak yang memberikan dana yaitu Pemerintah berupa UP, dan pihak yang membutuhkan dana dalam hal ini satuan kerja untuk kegiatan operasional sehari-hari, dengan penyedia barang dan jasa yang telah menawarkan barang/jasa pada web Marketplace. Timbul pertanyaan besar dapatkah semua penyedia barang/jasa masuk kedalam Marketplace Pemerintah? Bagaimana caranya? Adakah pontensi fraud terkait pendaftaran penyedia barang/jasa? Apakah ini merupakan Monopoli Pemerintah?.

 

Pertanyaaan tersebut sudah terjawab dengan pasal 33 UUD 1945 seperti dalam pendahuluan tulisan ini, tentu saja tidak semua penyedia barang/jasa dapat masuk dalam Marketplace Pemerintah, hanya penyedia barang/jasa yang telah mendapatkan exitpermit oleh pejabat pengadaan barang/jasa satuan kerja berupa pendaftaran user admin dan di set-up oleh pejabat pengadaan barang dan jasa satker tersebut, kemudian penyedia barang/jasa dapat


memasarkan baranng/jasanya mengunakan user tadi ke Marketplace Pemerintah, perlu ditambahkan pula bahwa penyedia barang/jasa tersebut harus memiliki rekeing pada bank yang sama dengan rekening Bendahara Pengeluaran satker berkenan, disinilah secara Manajemen Resiko menurut penulis terdapat potensi fraud antara penyedia barang/jasa dengan Pejabat Pengadaan Barang/Jasa di satuan kerja, maka mitigasi resiko atas froud tersebut perlu mendapatkan pemekiran bersama.

 

Kemudian dalam Pasal 33 sangat jelas ..” cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara” secara tidak langsung Pemerintah wajib melakukan monopoli atas hal tersebut untuk sebesar kemakmuran rakyat, salah satunya UP berasal dari APBN dan dalam terminologi Ilmu Keuangan Negara dana dari APBN inilah untuk memenuhi layanan publik termasuk hajat hidup orang banyak sekaligus fungsi pemerintah sebagai otoritas mengelola Keugan Negara. Karena Negara dipersepsikan sebagai pemegang kekuasaan (otoritas-authority) yang mendapat mandat dari rakyat untuk menyediakan dan membela kepentingan masyarakat (public interest). APBN inilah sesungguhnya merupakan kekayaan negara yang tidak dipisahkan, yaitu kekayaan negara yang digunakan untuk mendukung kegiatan pemerintah sebagai otoritas.

 

Bagaimana dengan Marketplace Pemerintah yang online paltformnya adalah milik HIMBARA? Ini yang kemudian yang kita sebut dengan Kekayaan Negara yang dipisahkan yaitu kekayaan negara yang digunakan dalam rangka pelaksanaan peran pemerintah selaku individu pada umumnya untuk memupuk keuntungan (profit motive), peran ini berada pada BUMN salah satunya adalah HIMBARA, terbayang bukan? Jika penyedia barang/jasa mempunyai rekening di satu bank yang sama dengan satuan kerja maka dia bisa menjajakan barang/jasanya, UP satuan kerja tersebut berada di Bank yang sama, maka dana UP/APBN tadi dapat dimanfaatkan oleh HIMBARA untuk mendapatkan keuntungan. Sebagai gambaran sejak uji coba Marketplace Tahap I di bulan November 2019 hingga tanggal 25 September 2020 teralah terealisasi sebanyak 994 transaksi dengan nominal Rp. 2.210.482.538,- (dua milyar dua ratus sepuluh juta empat ratus delampan puluh dua ribu lima ratus tiga puluh delaman ribu rupiah) yang dilakukan oleh 217 satuan kerja Ditjen Perbendaharaan dilingkup Pusat maupun Daerah, dan Ditjen Perbendaharaan pada uji coba tahap IV mulai tanggal 1 Oktober 2020 menetapkan 241 satuan kerja untuk Market Place.


KESIMPULAN

         Market Place Pemerintah adalah salah satu usaha pemenuhan UUD 1945 pasal 33, sehingg monopoli atas hal tersebut merupakan kewajiban Negara guna memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

         Dalam rangka memitigasi resiko atas potensi froud atas penyedia barang/jasa dan pejabat pengadaan barang dan jasa perlu adanya sumpah jabatan bagi pajabat pengadaan barang/jasa, walaupun terdapat Pakta Integritas yang di tanda tangan oleh Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa dengan atasan langsung secara struktural karena ketika pegawai mendapatkan sertifikat Pengadaan Barang/jasa tidak ada sumpah jabatan, atas hal terebut dapat memitgasi resiko fraud tersebut.

 

Demikian semoga bermanfaat.

 Penulis : Waluyo

 Disclamer : “ Tulisan ini merupakan Pendapat Pribadi tidak terkait dengan instusi diamana penulis bekerja”